SERTIFIKASI DA’I PRODUKTIFITAS

17 Juli 2008

Dakwah yang merupakan penyampaian Ajaran Islam belakangan ini telah tampil secara inovatif seperti yang dilakukan oleh Ary Ginanjar Agustian dengan Buku ESQ “ Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi dan Spiritual”. Buku ini sudah terjual lebih dari 500.000 eksemplar, Ary juga menyusun kurikulum pelatihan ESQ selama 3 hari. Pelatihan ESQ adalah gabungan antara pelatihan SDM dengan ayat-ayat suci Alquran yang diikuti oleh sekitar 250 ribu peserta yang terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari pengusaha, pejabat tinggi negara sampai mahasiswa. Demikian pula yang pernah dilakukan oleh A’a Gym dengan Management Qolbu dan Agus Mustofa yang dikenal dengan bukunya ”Tidak ada Azab Kubur dan hari kebangkitan” .

Peran para Da’i muda dengan pendidikan tingkat S1 sampai S2 sebagai motifator profesional sudah diterima dan diakui oleh banyak pihak. Sentuhan bisnis pada Dakwah telah membuatnya menjadi kekuatan penarik yang luar biasa, Motifator telah menjadi profesi yang memunculkan orang orang berpenghasilan tinggi seperti halnya Tung Desem Waringin, 40 tahun, seorang motivational, financial, sales & marketing public speaker cukup terkenal di Indonesia. Ia menerbitkan sebuah buku “Financial Revolution”, buku terlaris yang telah memecah rekor MURI , secara eceran di hari pertama peredarannya laku sebanyak 10.511 eks. Selain Tung Desem juga ada Andrie Wongso yang berkiprah sebagai pengusaha sukses sekaligus motivator. Kemauannya untuk berbagi semangat, pengalaman dan kebijaksanaan, dengan gaya bahasa yang sederhana tetapi full power kepada begitu banyak orang, membuat public dan media massa mengukuhkannya sebagai The Best Motivator atau Motivator No.1 Indonesia. Depnaker telah lama memiliki unit Badan Pengembangan Produktifitas mulai tingkat pusat sampai Daerah, namun tidak berkembang sebab tidak punya program untuk mencetak motifator produktifitas sebagaimana Tung Desem dan Andrie Wongso.

PERMASALAHAN DAYA SAING

Produktifitas adalah titik kelemahan bangsa Indonesia, dalam kancah persaingan global menurut World Competitiveness Report Indonesia menempati urutan ke-45 atau terendah dari seluruh negara yang diteliti, di bawah Singapura (8), Malaysia (34), Cina (35), Filipina (38), dan Thailand (40). Berdasarkan survai internasional, saat ini Indonesia masuk peringkat 137 dari 147 negara yang disurvai, demikian menurut Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno dalam jumpa pers pada pertemuan kepala-kepala organisasi produktivitas nasional (NPO) di kawasan Asia Pasifik yang ke-47 (47th Workshop Meeting of Heads of NPOs) di Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur.

Menurut catatan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Depdiknas angka pengangguran sarjana di Indonesia lebih dari 300.000 orang. Kenapa banyak Sarjana menganggur ? Bob Sadino, pengusaha Agro sukses pemilik Kemchick, mengatakan bahwa sistem pendidikan Indonesia yang ada hanya mencetak pencari kerja sehingga bila pekerjaan menjadi kian sulit dan langka ketika ekonomi kian merosot mereka tidak mampu menciptakan pekerjaan. Oleh kenyataan ini maka KADIN UMKM sebagai organisasi Ekonomi Rakyat yang sangat bergantung pada daya saing produktifitas Indonesia mengajak organisasi, lembaga dan para aktifis Dakwah untuk bekerjasama membangun motifasi produktifitas masyarakat. Untuk itu ditawarkan Sistem Pelatihan, Sertifikasi dan Dakwah Produktifitas (PSD) yang dapat disebar luaskan secara multilevel ketengah masyarakat agar bergulir menjadi pembangkit semangat berproduksi dan berkreasi diseluruh Indonesia.

Rendahnya produktifitas pekerja Indonesia telah menjadi salah satu penyebab sulitnya Investor luar negeri masuk dan banyaknya investor dalam negeri memindah usahanya diluar negeri. Selain produktiftasnya rendah pekerja Indonesia dikenal brutal, suka merusak dan mogok dengan mempengaruhi pekerja lain untuk melakukan hal yang sama meskipun tidak punya masalah. Lebih suka memilih kekerasan untuk memaksakan kehendak daripada melakukan perundingan. Oleh karena masalah ketenaga kerjaan seperti ini sudah merata diseluruh dunia lalu semua Perusahaan menerapkan sistem kontrak dan menggunakan offshore, sistem ini diantisipasi dengan meningkatkan produktifitas. Namun di Indonesia pekerja merespon dengan demo setiap hari sehingga perusahaan jatuh bangkrut.

METHODE RISET DAN PENGEMBANGAN

Sumber kekuatan manusia adalah semangat yang datang dari diri sendiri, baik ditimbulkan sendiri atau ditimbulkan oleh orang lain. Pengaruh terbesar yang membentuk manusia datang dari komunitasnya, dari lingkungan dan masyarakat yang dekat dengan dirinya. Dakwah adalah motifasi, sebuah upaya untuk membangun semangat hidup manusia dengan menunjukkan tujuan dari semua perjuangan dan pengorbanan. Para Mubaligh lulusan Perguruan tinggi umumnya telah mendapat pelajaran riset dan Pengembangan, pelajaran ini sangat penting untuk mengetahui kegagalan dan keberhasilan sebuah upaya. Menganalisa, mengevaluasi dan menemukan solusinya untuk diujicobakan lagi. Hasil survey PT.HRD INDONESIA selama 10 tahun pada 10.000 pekerja dari 500 perusahaan kecil menengah besar menunjukkan bahwa sebenarnya setiap pekerja mampu meningkatkan produktifitas dan kualitas kerjanya namun mereka tidak mau karena lemahnya motifasi. Ada kemampuan tidak ada kemauan.

Untuk membangun semangat produktifitas dibutuhkan pelatihan bagi para Mubaligh, guru agama dan Da’i agar mengetahui cara meningkatkan produktifitas dan kreatifitas pekerja dibidang apa saja, termasuk guru dan dosen dalam mengajarkan ilmu pengetahuan. Ada 10 langkah yang diperlukan untuk mendapatan kemampuan diatas, bila anda ingin menguji efektifitas Sistem pelatihan ini pada pekerja sebuah pabrik dengan 100 sampai 1.000 pekerja maka lakukan langkah langkah dibawah ini :

Langkah I :

Adakan kerjasama dengan Divisi HRD (Human Resources Development) dan yakinkan bahwa anda mampu menaikkan produktifitas pekerja dengan target 3 bulan asalkan bersedia mengikuti program ini. Adakan kerjasama dengan Depnaker Badan Pengembangan Produktifitas Daerah setempat, juga kerjasama dengan organisasi Pekerja seperti SPSI.

Langkah II :

Dapatkan data produktifitas yang sudah berlangsung diperusahaan tersebut dari bagian produksi, berapa besar produksi yang dicapai oleh perusahaan dan berapa besar yang akan dicapai bila para pekerja lebih rajin, lebih bersemangat, lebih bertanggung jawab, lebih aman dan sejahtera. Dapatkan data keluhan dari pemegang saham, pengusaha, manajemen dan lingkungan sekitar atas masalah yang berkaitan dengan perilaku tenaga kerja.

Langkah III :

Bentuk team dengan segenap Mubaligh/khotib Jum’at di Masjid perusahaan untuk mnyamakan langkah, pengetahuan, ketrampilan dan persepsi agar dapat mencapai tujuan. Menggabungkan pihak HRD, Depnaker, SPSI dan Team Mubaligh anda. KADIN UMKM akan membantu anda dengan Instruktur, design sistem, berbagai jenis form, presentasi cara kerja dan sertifikat Da’i Produktifitas bagi Mubaligh yang dapat memenuhi target angka kenaikan produktifitas.

Langkah IV :

Undang 100 pekerja yang terdiri dari Mandor, Supervisor dan pekerja lapangan untuk mendengarkan ceramah produktifitas anda. Rencang Design text ceramah atau khotbah 45 menit yang bertujuan mengundang respon emosionil dan rasionil dari pekerja. Bagikan form isian sebelum ceramah pada semua hadirin dengan pertanyaan 1.Nama, 2. Lama sudah kerja, 3.Jabatan 4. Diskripsi pekerjaan, 5. Tanggung jawab, 6. Jabatan atasannya, 7. Target yang diminta oleh perusahaan 8. Kesannya tentang perusahaan, 9.Keluhannya, 10. Harapannya dari perusahaan.

Dari form ini anda akan dapat mengetahui jalan pikiran pekerja, tanggung jawab, kesan dan harapannya. Maka dalam waktu 45 menit anda harus bisa menyampaikan khotbah yang informatif, komunikatif dan motifatif. Informasinya sangat mereka kenal, komunikasinya dua arah dan motifasinya menggerakkan mereka untuk bekerja lebih bersemangat. Setelah selesai anda bagikan form yang kedua berisi pertanyaan : 1. Apakah mengerti apa yang disampaikan, 2. Apa tergerak untuk menjalankan apa yang disarankan 3. Kalau mau kenapa, kalau tidak kenapa ? 4. Apakah bersedia untuk mengikuti program lanjutan ?

Dari hasil isian ini dapat dievaluasi dimana kelemahan dan kelebihannya, apakah pada informasi, cara komunikasi, motifasi atau ada sebab lain. Demikian melalui Riset dan pengembangan yang erus menerus akan ditemukan pola yang lebih efektif dalam meningkatkan produktifitas. Langkah selanjutnya bagaimana meujudkan semua ini anda membutuhkan kerjasam dengan KADIN UMKM.

Nah, silahkan hubungi sekarang Sekretariat HP : 081 55052439

KENAF TANAMAN INDUSTRI RAMAH LINGKUNGAN

10 Juli 2008

Sejak Januari 2008 KADIN UMKM Jatim memfocuskan kegiatan pada pemberdayaan petani dengan tanaman Kenaf bekerjasama dengan PT.Global Agrotek Nusantara (PT.GAN) yang menjadi pemasok serat Kenaf untuk PT.Abadi Barindo Autotek, yaitu perusahaan yang memproduksi komponen board untuk mobil Toyota di Jepang. Semula tanaman ini ditanam didaerah Bonorowo Lamongan, namun terkena musibah banjir 1.000 ton lebih hasil panennya hanyut terbawa banjir sehingga untuk menutup supplynya terpaksa harus diimport dari Vietnam

Daerah lamongan adalah tempat petani yang sudah berpengalaman menanam tanaman rami untuk kebutuhan pabrik karung goni, sejak industri goni bangkrut setelah dikalahkan karung plastik maka banyak petani yang kehilangan pecaharian. Sekarang zaman berubah lagi, penggunaan plastik disemua produk dunia telah menimbulkan sampah tidak terurai yang menjadi penyebab pemanasan global. Kembali tanaman serat digunakan untuk menggantikan plastik dan pilihannya adalah Kenaf.

Kenaf Sebagai tanaman semusim,menghasilkan serat alami yang cukup baik dimanfaatkan untuk berbagai produk.Pada saat ini serat kenaf tidak hanya digunakan sebagai bahan karung goni, tetapi dapat menjadi bahan campuran pembungkus kabel,carpet geotekstil, pulp, fiberboard dan bahan peredam suara. Di Purwosari Kabupaten Pasuruan Jawa Timur ,oleh PT.Abadi Barindo Autotek (PT.ABA ),serat kenaf digunakan sebagai bahan baku doortrim dan interior mobil. Hasilnya banyak dipakai di luar dan ada juga digunakan di dalam negeri. Varietas kenaf yang sudah dilepas untuk daerah pengembangan di lahan Podsolik Merah Kuning (PMK) adalah Kr.11 dan Kr.15,dengan potensi produksi sebesar 2.75 ton/ha.

KELEBIHAN KENAF

Kenaf dikenal sebagai tanaman penghasil serat. Fungsinya sama seperti rosela dan yute, namun batang kering kenaf merupakan bahan baku penghasil pulp yang berkualitas. Mutunya tak kalah dengan kayu pinus dan eukaliptus, bahkan lebih baik dibandingkan bagas (ampas tebu), bambu, atau akasia. Suwarso, Kepala Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat (Balittas) Malang, Jawa Timur, sudah beberapa tahun meneliti, memilah dan memilih ratusan jenis tanaman industri. Akhirnya dipilihlah Kenaf (Hibiscus cannabinus) yang dikenal sebagai salah satu penghasil serat karung, selain rosela (Hibiscus sabdariffa) dan yute (Corchorus capsularis). Tanaman ini tak mengenal musim, dilihat dari kandungan serat, macam dan sifat pengolahan pulp, kekuatan lembaran pulp, batang kenaf bisa menghasilkan pulp berkualitas. Keunggulan batang kenaf menurut Suwarso, terdapat pada kadar pentosan yang tinggi, yaitu 21,1%. Jauh di atas pinus yang hanya 10,25%. Selain itu, kandungan alpha selulosenya mencapai 39,3 %, tak kalah dengan bagas dan pinus. “Meski pun kandungan ligninnya rendah, yaitu 15,4%. Sedangkan bagas 19,2% dan pinus 30,6%,” katanya.

Dengan kadar pentosan yang tinggi tersebut, pulp dari batang kenaf mampu menghasilkan lembaran kertas yang memiliki kekuatan sama dengan bahan baku asal kayu berdaun, seperti pinus, bambu, akasia, dan eukaliptus. “Untuk pasokan industri, kenaf sangat berpotensi. Karena stok bahan keringnya lebih banyak dibandingkan kayu pinus. Per tahunnya bisa diproduksi 20 ton-24 ton per ha, sedangkan pinus hanya 12 ton per ha,” jelasnya. Daerah yang memiliki prospek untuk pengembangan kenaf Provinsi Kota Jawa Tengah Pati, Jepara, Rembang, Delanggu, Ungaran Jawa Timur Lamongan, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Blitar, Banyuwangi, Lumajang, Malang, Jember Kalimantan Selatan Pelaihari, Batola Kalimantan Timur Samarinda, Kutai Barat, Kutai Kertanegara, Kutai Timur

Dibanding Pinus, Bambu, Akasia, Eukaliptus, Bagas, tandan sawit dan batang padi, pulp yang berasal dari batang kenaf lebih baik. Mudah untuk diputihkan sehingga bahan pemasak yang digunakan akan lebih efisien dan hasilnya bisa dibuat kertas khusus, seperti acid free tissue, kertas surat, kertas rokok, dan check paper. Tanaman kenaf juga memiliki umur produktif yang relatif pendek, yaitu 3,5 bulan sampai empat bulan. Hebatnya, kenaf dapat ditanam sepanjang tahun dan tak tergantung musim,

Menurut Adji Sastrosupadi, seorang peneliti dari Balittas, pertumbuhan industri pulp dan kertas di Indonesia sangat cepat, pada 1993/1994 saja, berdiri 32 pabrik pulp dan kertas yang 14 di antaranya telah beroperasi dengan memproduksi pulp berkapasitas 1.334.700 ton per tahun. Hingga awal 2000 jumlahnya meningkat menjadi 34 pabrik dan yang beroperasi sebanyak 17 pabrik dengan kapasitas 5.478.400 ton per tahun. “Bahan baku utama mereka masih tergantung kayu berdaun, seperti pinus yang dihasilkan dari HTI dan bagas. Bila semua pabrik beroperasi, pengadaan kayu untuk pulp semakin sulit,” ungkapnya. Untuk itu saatnya industri pulp dan kertas harus memulai menggunakan bahan baku alternatif.

Begitu besarnya kebutuhan kayu untuk pulp, sebagai contoh PT Riau Andalan Pulp & Paper (RAPP) membutuhkan bahan baku kayu sebesar 9,5 juta meter kubik per tahun untuk memenuhi kapasitas produksi kertas yang mencapai 1,8 - 2 juta ton per tahun. PT Indah Kiat Pulp dan Paper (IKPP) membutuhkan bahan baku 8,6 juta ton per tahun yang semua tergantung pada kayu hutan, ini sasarannya jelas adalah dengan membabat hutan. Guna menekan tingkat kerusakan akibat penebangan yang tak terkontrol maka guna pasokan industri pulp dan kertas Departemen Kehutanan telah mengatur jatah hutan tanaman industri (HTI).

Christopher Barr, Senior Research pada Center for International Forestry Research (Cifor) menyatakan bahwa sejak akhir 1980, ekspansi industri kertas dan pulp di Indonesia melonjak 7 kali lipat. Menurut cifor selama tahun 1988 2000 dari 120 juta meter kubik kayu yang dipergunakan industri pulp diperkirakan hanya 10% yang dipanen dari HTI, sisanya yang 90% melalui praktik tebang habis dari hutan-hutan alam.

SEJARAH PENYEBARAN

Kenaf merupakan tanaman asli Afrika, di negara-negara selatan Sahara, Hibiscus cannabinus merupakan tanaman liar yang umum dan secara luas ditanam sebagai tanaman sayuran dan serat. Angola kemungkinan menjadi pusat tanamn asli yang pertama,tetapi keragaman morfologi terbesar ditemukan di Afrika Utara. Baik kenaf maupun rosella (Hibiscus sabdariffa L.) temukan pertama pada awal abad 4000 SM di Sudan, dibawa ke India tidak diketahui waktunya. Negara penghasil kenaf terbesar adalah Bengal Barat dan daerah pantai sepanjang Visakhapatnam (Andhra Pradesh) dan Madras (Tamil Nadu). Kenaf dikenalkan ke Indonesia dari India pada tahun 1904. Program budidaya Kenaf secara ekstensif dimulai pada tahun 1920an di daerah Caucasus Federasi Rusia (USSR) dan dari sana dibawa ke China pada tahun 1935. Produksi Kenaf juga dimulai setelah tahun 1945, misalnya di Amerika Serikat, Kuba dan Amerika Selatan. Sekarang Kenaf telah menyebar luas di daerah tropik dan subtropik, sebagai tanaman serat. Di Malyasia ditanam sebagai pengganti tembakau untuk mengurangi produksi rokok.

Habitat :

Kenaf mempunyai adaptasi yang lebar terhadap iklim dan tanah. Tanaman Kenaf toleran terhadap variasi temperatur harian antara 10º C dan 50º C, tetapi mati oleh salju. Tanaman ini tumbuh terbaik pada temperatur harian diatas 20º C dan curah hujan bulanan rata-rata 100 mm - 125 mm. Kondisi ini ditemukan selama musim hujan di daerah tropis dan musim panas di daerah subtropis. Kenaf merupakan tanaman berhari pendek: meskipun beberapa kultivar meninggalkan bagian vegetatifnya sampai periode pencahayaan turun dibawah 12,5 jam. Beberapa kultivar ditanam pada 20º N, kemudian tidak mulai berbunga pada awal September. Pada latitude yang lebih tinggi, kebiasaan berbunga lebih lambat, pada daerah equator, tanaman berbunga lebih awal dan mencapai tinggi yang tidak mencukupi, kecuali kultivar yang ditanam adalah photo-insensitive. Kenaf dapat tumbuh pada berbagai tanah, tetapi paling baik pada tanah lempung aluvial atau kolluvial berpasir, dengan pH 6-6.8. Tanaman ini toleran terhadap garam, tetapi sensitif terhadap hilangnya air.

MARI BERGABUNG DENGAN KADIN UMKM

10 Juli 2008

Sejak didirikan tahun 2001 sampai sekarang KADIN UMKM telah berhasil membentuk jaringan diseluruh Propinsi diseluruh Indonesia, setidaknya sudah ada di 200 Kabupaten kota. Oleh adanya klaim dari Kamar Dagang dan Industri KADIN INDONESIA atas penggunaan nama Kamar Dagang dan Industri KADIN yang sama, maka untuk membedakannya tahun 2005 dirubah menjadi KADIN UMKM singkatan dari Kamar Dagang Induk Usaha Mikro Kecil Menengah. Dengan nama ini focus Organisasi menjadi lebih jelas, yaitu pada masyarakat kecil dan mikro yang jumlahnya ada 42 juta diseluruh Indonesia. Jutaan peluang kerja, usaha dan investasi yang masih tersembunyi didalam usaha mikro, kecil menengah bila dikelola dengan baik. Kami ajak anda bergabung, mari bersama membangun bangsa melalui KADIN UMKM.

Membela wong cilik adalah motto dan janji janji politik yang paling sering dilakukan oleh partai politik, maka KADIN UMKM sebagai organisasi pelakunya tidak dapat menjanjikan, namun harus memiliki cara untuk membantu yang lebih kecil, yaitu usaha mikro yang tersebar dikaki lima dan penganggur yang tidak mempunyai ketrampilan kerja. UMKM merupakan 99.9% dari total kegiatan ekonomi Indonesia, bila dapat membangun dan mengorganisirnya maka ekonomi Indonesia akan bangkit sebagaimana yang sudah terjadi dinegara maju seperti Jepang, Jerman dan Cina. Bentuk dari ekonomi kerakyatan ialah Usaha Kecil, Usaha Rumah Tangga (home Industri) sebagaimana yang dilaksanakan di Vietnam dengan model economic Renovation atau Doi Moinya. Selama ini Pemerintah sebenarnya sudah banyak berusaha membangun UMKM dan mengentas kemiskinan melalui berbagai program seperti IDT, revoling blok grant, program Takesra/kukesra, micro kredit, Program Prasarana Pendukung desa tertinggal (P3DT) maupun program pengembangan Kecamatan (PPK) sebagai kelanjutan P3DT tersebut, serta program penanggulangan kemiskinan diperkotaan (P2PK). Juga ada program kawasan pengembangan desa-kota terpadu (Parul-Poverty alleviation Thoughrural-urban linkages, program pemberdayaan social ekonomi masyarakat (PSEM) dan pemberdayaan daerah dalam mengatasi dampak krisis ekonomi (PDMDKE).

Demikian banyak program pemerintah telah dilaksanakan dengan dukungan dana triliunan rupiah namun masih tidak dapat menggerakkan ekonomi kerakyatan, lemahnya koordinasi antar Organisasi, Lembaga dan Instansi Pemerintah dibiadng yang terkait menyebabkan banyak peluang tidak dapat diwujudkan. KADIN UMKM dengan cabang jaringan di 22 Kabupaten dan Kota di Jawa Timur selama 2 tahun terakhir telah menginventarisir banyak kesempatan kerja, usaha dan investasi dibidang Pertanian, Peternakan, Retail, Industri Manufacturing, Kerajinan, Pariwisata dan Jasa Ketenagakerjaan.

BIDANG PERTANIAN

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan I/2008 dibandingkan triwulan IV/2007, yang diukur dari kenaikan Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat sebesar 2,1 persen (q-to-q). Pertumbuhan ini terjadi pada sektor pertanian; keuangan, real estat, dan jasa perusahaan; listrik,gas, dan air bersih; pengangkutan dan komunikasi; dan sektor jasa-jasa. Pertumbuhan tertinggi dihasilkan oleh sektor pertanian sebesar 18,0 persen, utamanya disebabkan oleh panen raya tanaman padi pada triwulan I/2008.

Dari data tersebut nampak potensi bisnis pertanian memberikan peran yang besar pada peningkatan Produk Domestik Bruto. KADIN UMKM JATIM atas nama anggota telah membuat kontrak kerjasama dengan PT. Global Agrotek Nusantara untuk mengadakan 10.000 ton serat Tanaman Kenaf tumpangsari dengan Jagung, Tebu, dan tanaman lain bagi kebutuhan PT.Abadi Barindo Autotek yang memprosesnya menjadi bahan komponen Automove Toyota.

Sambutan petani sangat luar biasa untuk Tanaman Kenaf sebagai bahan baku industri yang dapat ditumpang sarikan dengan Jagung, Tebu, Ketela Pohon, Nilam dan Karet dengan masa panen 3.5 bulan. Panen perdana sudah berhasil dilakukan untuk uji tanam tumpangsari tebu seluas 1.000 m2 didesa Basari, Pandaan, Pasuruan. Tanaman ini merupakan tanaman rawa, namun sedang diuci cobakan didaerah tinggi. Dimalang 70 HA tumpangsari jagung, di Pasuruan 10 HA dan dilahan Bonorowo seluas 25 HA .

BIDANG BISNIS RETAIL

Sebagai sebuah organisasi yang fungsinya mengorganisir, mengkoordinir dan memberdayakan maka KADIN UMKM membantu pengusaha mikro kecil bidang Retail untuk mengidentifikasi permasalahan dan menemukan solusi terbaik dengan memberi pendampingan bekerjasama dengan Fakultas Ekonomi. Untuk itu dibuat Program Wirausaha Kampus, yaitu program pemberdayaan mahasiswa fakultas ekonomi agar dapat mempraktekkan semua pengetahuannya guna diuji cobakan dilapangan melalui Proses Riset dan Pengembangan usaha.

BIDANG KETENAGAKERJAAN

Devisa yang dihasilkan oleh 3 juta TKI diluar negeri telah memberi sumbangan bagi negara namun oleh tingkat pekerjaan unskill dan informal sebatas kuli dan pembantu rumah tangga maka selain merendahkan martabat bangsa upahnya jauh dibawah pekerja skill dari negara lain. KADIN UMKM JATIM bersama organisasi,lembaga dan Instansi terkait melakukan SERTIFIKASI PEKERJA TRAMPIL bidang Konstruksi, mekanik dan elektronik dengan standard Internasional. Melalui sertifikasi ini diharapkan dapat merangsang masyarakat untuk menguasai ke 3 ketrampilan tersebut melalui pelatihan menggunakan semua fasilitas pelatihan swasta dan pemerintah. Dengan standard ketrampilan ini maka selain menaikkan martabat bangsa juga menjadikan Tenaga Kerja Indonesia menjadi tenaga skill yang dicari oleh semua negara yang sedang membangun.

BIDANG PENINGKATAN KUALITAS SDM

Tiap tahun ada 1.5 juta angkatan kerja masuk kelapangan kerja tanpa dibekali ketrampilan sehingga meningkatkan jumlah penganggur terdidik. Rendahnya daya saing Indonesia dalam mendatangkan Investor untuk melakukan investasi dibidang industri adalah oleh rendahnya tingkat produktifitas pekerja didalam negeri. Indonesia membutuhkan tenag aterdidik dan terlatih yang harus dimulai sejak dini, yaitu mulai dari sekolah dasar sampai menengah. KADIN UMKM mengajak Organisasi, Lembaga dan Instansi terkait untuk melakukan SERTIFIKASI SISWA PRODUKTIF KREATIF. Diharapkan sertifikat ini menjadi perangsang pada semua siswa mulai tingkat sekolah dasar sampai menengah untuk memiliki sertifikat yang harus melalui ujian tingkat produktifitas, kualitas dan efisiensi kerja. Agar dapat mencapainya maka para siswa harus mengikut pelatihan selama 3 bulan yang diintegrasikan pada pelajaran ekstra kurikuler.

BIDANG PENGEMBANGAN MOTIFASI UMAT

Bangsa Indonesia yang mayoritas umat Islam memiliki sumber pemberdayaan yang dilakukan oleh para Ulama, Mubaligh danguru agama, umumnya berupa motifasi spiritual. Produktifitas, Kualitas dan efisiensi

Kerja sangat dipengaruhi oleh motifasi, jiwa dan semangat yang akan dapat ditingkatkan bila dipicu dan dipacu. Guna meningkatkannya maka KADIN UMKM melakukan kerjasama dengan Depnaker, Lembaga Dakwah dan berbagai perusahaan yang memiliki sarana Ibadah Masjid dilingkungan perusahaan untuk memberikan SERTIFIKASI DAI PRODUKTIFITAS bagi para mubaligh yang biasa menjadi Khotib dan penceramah ditempat tersebut. Melalui Sertifikasi ini diharapkan memberi kemampuan para Mubaligh untuk menjadikan Dakwah sebagai pemicu dan pemacu semangat kerja produktif dan kreatif.

Dengan beberapa program tersebut diatas maka KADIN UMKM dapat memberdayakan masyarakat terbesar yang terdiri dari Petani, Pekerja, Pelajar, Mahasiswa dan Para Motifator Umat. Melalui seluruh cabang yang ada 22 Kabupaten/Kota di Jawa Timur maka gerakan ekonomi kerakyatan akan tumbuh dengan tumbuhnya semangat berproduksi dan berkreasi.

SIKMOG - SISTEM INFORMASI, KOMUNIKASI DAN MOTIFASI ORGANISASI

Sebagai sebuah organisasi yang tersebar di 30 propinsi diseluruh Indonesia maka guna mewujutkan semua program tersebut dibutuhkan ketrampilan dari para petugas Sekretariat untuk memgoperasikan SISTEM INFORMASI, KOMUNIKASI DAN MOTIFASI ORGANISASI (SIKMOG). Untuk maksud tersebut KADIN UMKM terus menerus menyelenggarakan pelatihan SIKMOG kepada para petugas tersebut. Semua program tersebut telah diuji cobakan dan mendapat respon yang sangat baik, sistem dapat berjalan sesuai target dan sasaran namun hambatan utama yang terjadi adalah kebutuhan biaya untuk Pelatihan.

POTENSI PENGHASILAN ORGANISASI

KADIN UMKM merupakan organisasi sosial masyarakat yang hanya memperoleh penghasilan untuk pembiayaan melalui Iuran anggota tahunan yang besarnya Rp.150.000,-. Dengan besarnya minat dan sambutan masyarakat pada berbagai program maka cukup melalui hasil iuran KADIN UMKM sudah mampu membangun jaringan yang terorganisir efektif. Anggota KADIN UMKM adalah anggota masyarakat yang membutuhkan jasa dari semua prorgam tersebut diatas.

Dengan dilaksanakannya program maka tiap Kabupaten rata rata menerima pendaftaran 30 Anggota baru tiap bulan.

Iuran yang diterima sebesar : 30 anggota X Rp.150.000,- = Rp. 4.500.000,-

Dalam 1 tahun iruan : 360 anggota X Rp.150.000,- = Rp. 67.500.000,-

Iuran 20 Kabupaten/Kota : 20 X Rp.67.500.000,- = Rp. 1.350.000.000,-

Dari jumlah tersebut 60% untuk Biaya Kabupaten/kota, 30 % untuk Propinsi dan 10% untuk Pusat.

Penerimaan iuran apat menjadi biaya Organisasi untuk terus menerus meningkatkan kualitas Program dan jumlah anggota.

BIAYA OPERASIONAL

Guna mencapai target penerimaan Iuran dibutuhkan Biaya Operasional untuk mewujudkan layanan Program yang harus dikeluarkan didepan dimana hanya anggota yang menerima jasa layanan saja yang mau menjadi anggota dan membayar iuran. Iuran diperoleh bersama biaya Pelatihan, Sertifikasi dan keuntungan dari usaha bisnis Pertanian. Biaya terdiri dari transport untuk kunjungan sosialisasi, penerbitan majalah, brosur untuk publikasi, biaya pulsa untuk komunikasi dan pembuatan proposal.

Sistem Informasi, komunikasi dan motifasi Organisasi yang digunakan oleh KADIN UMKM dapat diikuti melalui jaringan Internet portal www.umkm-online.com, terutama oleh para ketua dan donatir organisasi . Guna mencapai tujuan tersebut diatas maka Pengurus KADIN UMKM yang tidak produktif akan terus dberdayakan atau digantikan yang lebih trampil.

Nah, mari bergabung untuk mendukung Program KADIN UMKM dalam menciptakan jutaan kesempatan kerja, usaha dan investasi yang masih terpendam dan membutuhkan peran anda.

MENCETAK SISWA PRODUKTIF DAN KREATIF

10 Juli 2008

10 LANGKAH PEMBERDAYAAN SISWA

Selama ini banyak keluhan masyarakat atas rendahnya kualitas Pendidikan Indonesia yang tidak dapat memberdayakan anak didik agar siap bekerja, terutama bagi lulusan SMU yang tidak mampu dan tidak mau melanjutkan pendidikan Tinggi. Angka pengangguran terdidik terus meningkat sementara lowongan kerja terus menurun, bahkan banyak lowongan tidak terisi karena kebutuhan ketrampilan yang diperlukan tidak dimiliki oleh pencari kerja.

Program KADIN UMKM untuk menciptakan kesempatan kerja dan usaha dapat membantu lembaga pendidikan dalam memberikan kesiapan kerja pada lulusan SMP dan SMU dengan sistem Pelatihan, Sertifikasi dan Produksi (PSP) yang hanya membutuhkan 10 langkah. Tujuan program ini adalah memberikan ketrampilan Wirausaha sejak dini, sejak tingkat sekolah dasar 6 tahun yang dimulai dari kelas 1 SD.

Program ini ditawarkan pada segenap sekolah dasar menengah dalam pelajaran EKSTRA seminggu sekali pada hari sabtu atau minggu dalam jangka waktu 1 bulan, untuk mengetahui efektifitasnya diberikan DEMO selama 2 jam dengan 5 – 10 siswa sample. 1 Angkatan dibatasi untuk 20 peserta, materi yang digunakan adalah untuk didalam kelas (INDOOR) dan diluar kelas (OURDOOR). Sertifikat berisi 10 ketrampilan sebagaimana tersebut dibawah ini.

MANFAAT :

Siswa yang mengikuti PSP selama 3 bulan mendapat ketrampilan :

1. Leadership 2. Produksi 3. Kreatif/design

4. Nasionalis 5. Komunikasi Indonesia/ Inggris 6. Matematik Produksi

7. Presentasi wirausaha 8.Internet download 9. Komputer database

10. Teknik pemberdayaan

PSP adalah sebuah Sistem yang mekanis dan sistimatis, dalam semua sistem terdir dari sistem komunikasi, motifasi dan informasi. Bagaimana cara membuktikannya, silahkan anda coba langkah langkah sederhana ini :

LANGKAH 1 TEKNIK KOMUNIKASI :

  1. Komunikasi adalah masalah utama yang dihadapi masyarakat Indonesia, kegagalan komunikasi nampak pada bentuk komunikasi oral sehari hari seperti kekerasan, perusakan, demo, pemaksaan kehendak, tawuran, ketidak sopanan, pelecehan, pelanggaran hak azasi manusia serta kejahatan dalam rumah tangga (KDRT). Ketidak mampuan komunikasi terjadi disemua sektor, banyak program Pemerintah tidak terkomunikasikan dengan baik kemasyarakat sehingga direspon secara negatif. Pendidikan adalah proses mengkomunikasikan informasi Ilmu pengetahuan pada siswa, pembangunan sistem komunikasi masa dimulai dari sekolah, bila gagal disini maka diluar akan terjadi semua yang digambarkan diatas. Dibawah ini ada cara praktis dan sederhana yang dapat dilakukan siapa saja, terutama bila anda seorang guru.
  2. Bentuklah kelompok bekerja dan belajar, minimal 5 orang sesama usia atau setingkat sekolah. Untuk SD bisa dikelompokkan kelas 4 sampai kelas 6, SMP dan SMU bisa dikelompokkan semua tingkat kelas. 1 orang menjadi pemimpin dan 4 yang lain anggota duduk mengelilingi 1 meja, tiap orang ditempeli sticker dengan urutan angka 1,2,3,4,5, anda duduk disamping mereka menjadi pemandunya. Putaran pertama 1 sebagai ketua memandu 2 bertanya pada 3 yang duduk disampingnya dan 4 bertanya pada 5 disampingnya. Pertanyaan dibaca dari text, dimulai dari pertanyaan BIO DATA dengan 10 pertanyaan terdiri dari : 1. nama, 2. alamat, 3. tempat dan tgl.lahir, 4. hobbi, 5. pekerjaan orang tua, 6. jumlah saudara, 7. cita cita, 8. ketrampilan yang dimiliki, 9. Mata pelajaran yang disukai dan yang tidak disukai serta alasannya. 10. Terima kasih atas informasi anda.
  3. 10 pertanyaan dan jawaban dihapal sampai ke 5 anggota kelompok dapat saling menghapal identitas rekannya dengan 10 data tersebut, artinya 1 anggota hapal identitas 4 anggota lainnya. Teknik Komunikasi ini merupakan methode riset untuk mengetahui apa, siapa dan kenapa dari masing masing anggota. Cara ini menciptakan keakraban, persahabatan, kebersamaan, kepercayaan diri, saling menghargai dalam komunikasi tanya jawab dan mempresentasikan diri. Tiap anggota digilir menjadi ketua dan ini merupakan pelatihan Leadership guna mendapatkan kepercayaan diri, bila 10 jawaban dirangkai menjadi satu kalimat akan mempresentasikan dan mengenalkan apa, siapa dan bagaimana sipenyampai informasi tersebut.
  4. Peran ketua membantu anggotanya memperlancar komunikasi, agar suara yang jelas, tegas, percaya diri, cepat dan tepat dengan target waktu yang ditentukan pada langkah 1. Sessi ini selesai dalam waktu 20 menit. Buatlah catatan kecepatan dan ketepatan waktu, ketegasan, kepercayaan diri dan antusias anggota atas komunikasi dengan peringkat A, B dan C untuk diinput dalam Komputer Excel database. Setiap anggota dilatih menginput data dikomputer sebagai pelatihan Sistem Informasi Data Riset.

    LANGKAH 2 KOMUNIKASI BAHASA INGGRIS

    1. Berbahasa Inggrs menjadi sulit karena diajarkan sebagai sebuah mata pelajaran, bukan sebagai media komunikasi. Di Bali para pedagang asongan akan berusaha bisa berkomunikasi dengan bahasa Inggris agar bisa menjual dagangannya pada turis yang berbahasa Inggris, di Arab Saudi para TKI harus bisa berbahasa Arab kalau ingin bisa bekerja disana, demikian pula yang bekerja di Hongkong berbahasa Mandarin dan yang di Korea menggunakan bahasa Korea. Jangan heran bila ada pelaut bisa menggunakan 5 bahasa dunia karena selalu berkeliling mengikuti kapalnya keliling dunia.
    2. Bila komunikasi dengan 10 pertanyaan bahasa Indonesia sudah dihapal maka langkah berikutnya menggantinya dalam bahasa Inggris dengan pertanyaan : 1. What is your name ? 2. Where do you live ? 3. Where and when were you born ? 4. What is your hobby ? 5. What is your father’s/mother’s profession ? 6. How many brothers anda sisters do you have ? 7. What is your goal for your future ? 8. What capability do you have ? 9. What subjects at school do you dislike and like, tell your reason ? 10. Thanks for your infromation.
    3. 3 tahapan untuk merubah komunikasi dalam bahasa Inggris. Pertama pertanyaan bahasa Inggris dijawab dalam bahasa Indonesia untuk melatih kemampuan menterjemah, kedua pertanyaan bahasa Indonesia dijawab dalam bahasa Inggris, ketiga pertanyaan bahasa Inggris di jawab bahasa Inggris. 2 orang tanya jawab, 3 yang lain mendengar dan membantu menterjemah serta mengucapkannya dengan benar. Pada sesi ini dibutuhkan pemandu guru bahasa Inggris, ketua berfungsi memacu waktu agar sesuai target waktu yang diberikan. Bila semua sudah dapat dihapal dan 10 jawaban disampaikan dalam satu rangkaian 1 kalimat maka siswa sudah dapat berbahasa Inggris, untuk itu target waktu yang diperlukan 30 menit. Saling dukung dari 5 anggota kelompok sangat besar dalam fungsinya dalam membangun kepercayaan diri dan semangat menguasai kemampuan komunikasi berbahasa Inggris.

      LANGKAH 3 TEKNIK MOTIFASI :

      1. Motifasi adalah motor, api, semangat dan roh penggerak manusia untuk bergerak, bekerja dan berkorban guna mencapai tujuan hidupnya. Kelemahan sistem Pendidikan Indonesia terletak pada motifasi, motif atau tujuan Pendidikan yang tidak jelas. Hasil penelitian dan pelatihan yang dilakukan penulis pada 10.000 pekerja di 500 perusahaan kecil menengah besar selama 10 tahun menghasilkan jawaban bahwa ketidak berdayaan masyarakat Indonesia adalah akibat tidak adanya motifasi. Buat apa hidup, buat apa bekerja, belajar, sekolah, berjuang, membela negara, berbuat baik pada orang tua, keluarga dan masyarakat ?
      2. Teknik motifasi adalah teknik untuk menggerakkan manusia agar bergerak menuju tujuan yang diinginkan oleh simotifator atau yang dinginkan oleh manusia itu sendiri. Para pemimpin adalah motifator yang menggerakkan orang yang dipimpinnya untuk mencapai tujuan yang diinginkannya, pemimpin yang baik adalah yang membawa pengikutnya pada tujuan bersama . PSP melatih siswa dengan teknik motifasi untuk menjadi pemimpin sejati, teknik Leadership disini sangat berbeda dengan yang biasa digunakan selama ini. Untuk membuktikan silahkan anda coba langkah 3 dibawah ini.
      3. Bila Langkah 1 dan 2 menggunakan tanya jawab untuk komunikasi maka langkah 3 merupakan tanya jawab untuk motifasi. 10 Pertanyaan yang diajukan : 1. Apa tujuan dan manfaat sekolah, 2. Tujuan bisa membaca, 3. Menulis, 4.Menghitung, 5 Menggambar, 6. Menghapal. 7. Apa manfaat pelajaran Matematik 8. Pelajaran Sejarah 9. Pelajaran Ilmu Bumi 10. Apa tujuan hidupmu ?
      4. Bila anda seorang guru atau dosen anda harus memberikan jawaban yang baku, yang tidak dapat diperdebatkan dan dipertentangkan sebab sama dengan rombongan penumpang bis yang berdebat diterminal untuk memilih jurusan. Salah jurusan anda akan tersesat dan menyesatkan, salah memberi jawaban akan salah motifasi. 1. Sekolah adalah tempat untuk memberdayakan manusia agar bisa membaca, menulis, menghitung, menggambar dan menghapal semua Ilmu Pengetahuan yang dibutuhkan manusia mempertahankan serta memajukan hidupnya. Bila ternyata lulusan sekolah tidak berdaya, mundur dan sengsara pasti ada yang salah.
      5. Peran dan tanggung jawab guru sangat menentukan maju mundur, sejahtera sengsara dan hidup mati anak didiknya. 2. Semua Ilmu pengetahuan, petunjuk hidup dan melakukan sesuatu bisa diketahui melalui tulisan yang harus dibaca, tidak bisa membaca atau salah baca akan celaka. 3. Tulisan dibutuhkan untuk menyampaikan informasi apa saja dengan alat apa saja. 4. Jumlah, ukuran, kadar dan isi benda apa saja hanya bisa diketahui dengan cara dihitung. 5.Wujud, bentuk, model dan hayalan manusia hanya bisa nampak bila digambar.
      6. Seluruh Ilmu pengetahuan dan ketrampilan untuk mempertahankan serta memajukan kehidupan manusia hanya bisa dilakukan bila sudah hapal diluar kepala dan menjadi reflek dalam melakukan pekerjaan apa saja. Lupa adalah lenyapnya ingatan atau hapalan yang merupakan sebab celaka dan binasanya manusia. 7. Matematik merupakan teknik menghitung untuk memproduksi barang atau jasa yang berguna bagi kehidupan manusia. Menyederhanakan demikan banyak hitungan dengan rumus yang mudah, singkat dan cepat untuk mengetahui permasalahan dan menemukan solusinya. 8. Ilmu bumi begitu pentingnya buat bangsa Indonesia yang memiliki kekayaan alam untuk dikelola agar memberi kesejahteraan bagi bangsa ini, bukan untuk dijual mentah mentah dan digadaikan untuk cepat dinikmati uangnya.
      7. 9. Sejarah mengingatkan manusia pada kesalahan, kegagalan dan keberhasilan dimasa guna membangun masa depan yang lebih baik. Merupakan pelajaran yang sangat penting untuk membangun kebanggaan, nasionalisme, martabat bangsa dan kenegaraan. Kesalahan informasi Sejarah bisa menimbulkan fitnah yang berbahaya bagi generasi, bisa menghancurkan semangat dan menjerumuskan bangsa seperti yang dlakukan Hitler membawa Jerman pada Perang Dunia yang berakhir pecahnya negeri ini menjadi Jerman Barat dan Timur.
      8. Semua pertanyaan ini untuk membangun motifasi, semangat perjuangan dan kekuatan hidup mencapai tujuan hidup yang benar. 10. Tujuan hidup manusia adalah menemukan kebahagiaan didunia dan diakherat, bagaimana menemukannya ? Jawaban pertanyaan 1 sampai 9 adalah cara untuk mencapainya.

        Cara menjalankan langkah 3 ini sama dengan langkah 1 dan 2, setelah hapal dalam bahasa Indonesia mulai diterjemahkan ke bahasa Inggris. Jawaban dari semua pertanyaan pada Teknik Motifasi cukup panjang dan menggunakan susunan kalimat serta tata bahasa yang benar agar tidak salah interprestasi yang memancing perdebatan kontra produktif. Pada kegiatan ini komunikasi bahasa Indonesia disempurnakan menggunakan standard tata bahasa yang digunakan dalam ujian UAN. Pada Taraf ini bahasa Inggris yang digunakan akan lebih sulit dan akan muncul bakat bakat dari anggota baik dalam pengucapan kata (spelling), nada ucapaan kata (pronouncation) maupun lantunan pengucapan kalimat (Intonation.